Friday, 30th January 2026
by Admin

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Salah satu langkah pencegahan paling awal dan penting terhadap TBC adalah melalui pemberian vaksin BCG. Artikel ini akan membahas secara lengkap hubungan antara TBC dan vaksin BCG, manfaatnya, serta mengapa imunisasi ini sangat penting diberikan sejak dini. Yuk simak bareng-bareng Imuners!
TBC adalah penyakit menular yang umumnya menyerang paru-paru, namun juga bisa menyerang organ lain seperti kelenjar getah bening, tulang, hingga otak. Penularan TBC terjadi melalui udara, terutama saat penderita TBC aktif batuk, bersin, atau berbicara tanpa perlindungan.
Bahaya TBC tidak hanya terletak pada tingkat penularannya yang tinggi, tetapi juga pada dampak jangka panjangnya. Jika tidak diobati dengan tepat, TBC dapat menyebabkan kerusakan organ, komplikasi serius, bahkan kematian. Oleh karena itu, pencegahan TBC sejak dini menjadi langkah krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin) adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah TBC, terutama bentuk TBC berat pada anak-anak, seperti TBC milier dan TBC meningitis. Di Indonesia, vaksin BCG termasuk dalam program imunisasi dasar wajib.
Pemberian vaksin BCG tidak sepenuhnya mencegah seseorang terinfeksi TBC, namun vaksin ini terbukti efektif dalam mengurangi risiko TBC berat dan komplikasi serius pada bayi dan anak-anak. Inilah alasan mengapa vaksin BCG sangat dianjurkan diberikan sejak usia dini.
Vaksin BCG idealnya diberikan pada bayi usia 0–2 bulan, namun masih dapat diberikan hingga usia 1 tahun jika belum pernah menerima imunisasi ini sebelumnya. Semakin dini vaksin BCG diberikan, semakin optimal pula perlindungan terhadap TBC berat.
Biasanya, vaksin BCG diberikan satu kali seumur hidup dan ditandai dengan munculnya bekas luka kecil di lengan atas. Bekas ini merupakan reaksi normal dan menjadi tanda bahwa tubuh telah membentuk respons imun terhadap vaksin.
Anak-anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya matang, sehingga lebih rentan terhadap infeksi TBC. Inilah mengapa vaksin BCG memiliki peran yang sangat penting dalam perlindungan anak.
Tanpa vaksin BCG, risiko anak mengalami TBC berat jauh lebih tinggi, terutama jika tinggal di lingkungan dengan angka kasus TBC yang tinggi. Dengan imunisasi BCG, tubuh anak dilatih untuk mengenali bakteri TBC dan membentuk pertahanan awal yang kuat.
Banyak orang bertanya-tanya tentang efektivitas vaksin BCG dalam mencegah TBC. Secara umum, vaksin BCG memiliki efektivitas yang bervariasi, tergantung pada kondisi lingkungan dan faktor individu. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa vaksin BCG sangat efektif dalam mencegah bentuk TBC yang paling berbahaya pada anak.
Meskipun seseorang yang telah menerima vaksin BCG masih bisa terinfeksi TBC, gejala yang muncul cenderung lebih ringan dan risiko komplikasi berat jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak divaksin.
Keamanan vaksin BCG telah teruji selama puluhan tahun dan digunakan secara luas di berbagai negara, termasuk Indonesia. Efek samping yang umum biasanya ringan, seperti kemerahan, pembengkakan kecil, atau luka di area suntikan yang akan sembuh dengan sendirinya.
Reaksi serius akibat vaksin BCG sangat jarang terjadi, terutama jika vaksin diberikan oleh tenaga kesehatan dan sesuai dengan prosedur yang benar. Oleh karena itu, orang tua tidak perlu ragu untuk memberikan vaksin BCG kepada anak.
Meskipun vaksin BCG lebih difokuskan untuk perlindungan pada anak, imunisasi ini juga memberikan manfaat jangka panjang. Namun, perlindungan vaksin BCG terhadap TBC paru pada orang dewasa tidak sekuat perlindungan terhadap TBC berat pada anak.
Karena itu, pencegahan TBC pada orang dewasa tetap memerlukan langkah tambahan, seperti deteksi dini, pengobatan tuntas, serta menjaga daya tahan tubuh. Lingkungan yang sehat dan ventilasi udara yang baik juga berperan penting dalam menekan penularan TBC.
Indonesia termasuk negara dengan beban TBC yang tinggi di dunia. Kondisi ini membuat vaksin BCG menjadi salah satu upaya pencegahan yang sangat relevan dan penting. Dengan cakupan imunisasi BCG yang tinggi, risiko TBC berat pada anak dapat ditekan secara signifikan.
Imunisasi BCG bukan hanya melindungi individu, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pengendalian TBC secara nasional. Semakin banyak anak yang divaksin, semakin kecil risiko terjadinya kasus TBC berat di masyarakat.
TBC adalah penyakit menular berbahaya yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Vaksin BCG memainkan peran penting dalam mencegah TBC berat, terutama pada bayi dan anak-anak. Dengan pemberian vaksin BCG sejak dini, risiko komplikasi serius akibat TBC dapat diminimalkan.
Memahami hubungan antara TBC dan vaksin BCG membantu masyarakat menyadari pentingnya imunisasi sebagai langkah perlindungan jangka panjang.
Untuk memastikan perlindungan optimal terhadap TBC sejak dini, vaksin BCG sebaiknya dilakukan di fasilitas kesehatan yang tepercaya dan ditangani oleh tenaga medis profesional. Klinik Imunicare hadir sebagai pilihan klinik imunisasi yang menyediakan layanan vaksin BCG dengan prosedur aman, nyaman, dan sesuai standar. Selain vaksinasi, orang tua juga bisa berkonsultasi langsung terkait jadwal imunisasi dan kondisi kesehatan anak, sehingga proses pencegahan TBC dapat dilakukan secara menyeluruh dan tepat.
Sumber: