Artikel

Homepage/artikel

/overwork-bisa-bikin-obesitas-cari-tahu-penjelasan-lengkapnya-di-sini

Overwork Bisa Bikin Obesitas? Cari Tahu Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Wednesday, 15th January 2025

by Admin

REQ15 JANUARI Obesitas - WEBSITE.webp

Imuners pernah kepikiran nggak kalo ternyata kerja dalam waktu yang lebih lama ternyata bisa jadi penyebab obesitas?

Meskipun dedikasi terhadap pekerjaan adalah hal yang baik, bekerja terlalu keras atau yang biasa disebut "overwork" ternyata memiliki dampak buruk pada kesehatan.

Salah satu efek yang sering kali terabaikan adalah kenaikan berat badan yang lama kelamaan bisa menjadi pemicu obesitas.

Apa yang sebenarnya hubungan antara overwork dan kenaikan berat badan? Bagaimana kita bisa mengatasinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Overwork dan Kenapa Bisa Berbahaya?

Overwork mengacu pada kondisi ketika seseorang bekerja dalam jangka waktu yang lama melebihi kapasitas fisik atau mentalnya.

Hal ini sering terjadi karena tekanan pekerjaan, deadline yang ketat, atau harapan yang tinggi dari atasan atas kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

Dalam banyak kasus, overwork juga dipicu oleh budaya kerja yang memprioritaskan hasil dan tidak terlalu menganggap penting kesehatan fisik dan mental pekerja.

Akibatnya, tubuh dan pikiran pekerja mengalami stres. Stres inilah yang menjadi salah satu faktor utama pemicu kenaikan berat badan pada pekerja overwork.

Bagaimana Overwork Bisa Menyebabkan Obesitas?

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, stres menjadi salah satu faktor utama kenapa overwork bisa menyebabkan obesitas.

Stres dapat memicu perubahan perilaku yang disadari maupun tidak disadari. Selain itu, stres juga dapat memicu perubahan hormon yang ada di dalam tubuh.

Beberapa mekanisme biologis dan perilaku berikut ini menjelaskan bagaimana overwork dapat memengaruhi berat badan yang pada akhirnya menjadi pemicu obesitas.

1. Stres Meningkatkan Produksi Hormon Kortisol

Ketika seseorang mengalami stres akibat pekerjaan yang berlebihan, tubuh akan meningkatkan produksi hormon kortisol.

Kortisol dikenal sebagai "hormon stres" dan memiliki efek langsung pada metabolisme tubuh.

Tingginya kadar hormon kortisol di dalam tubuh dapat meningkatkan nafsu makan, terutama terhadap makanan tinggi lemak dan gula.

Hal ini dapat memperlambat pembakaran lemak tubuh, sekaligus mendorong penumpukan lemak di area perut.

2. Pola Makan Tidak Sehat

Overwork sering kali membuat seseorang kesulitan mengatur pola makan karena besarnya tekanan pekerjaan dan minimnya waktu untuk mempersiapkan menu makan sehat.

Selain itu, overwork juga memicu kebiasaan makan yang tidak sehat yang sering disebut dengan stress eating, yaitu mengonsumsi makanan sebagai cara untuk mengatasi stress.

Bekerja dalam tekanan juga bisa menyebabkan konsumsi makanan berlebihan akibat kurangnya waktu untuk makan teratur sehingga seseorang mungkin makan dalam porsi besar sekaligus dalam satu waktu.

Selain itu, demi kepraktisan banyak pekerja sibuk yang lebih memilih makanan cepat saji yang memiliki kadar lemak tinggi.

3. Kurangnya Aktivitas Fisik

Jam kerja yang panjang sering kali mengurangi waktu dan energi untuk berolahraga, padahal aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga berat badan tetap stabil.

Kurangnya olahraga membuat kalori yang masuk ke tubuh tidak terbakar dengan optimal, sehingga berkontribusi pada penambahan berat badan.

4. Gangguan Tidur

Overwork sering kali membuat waktu tidur menjadi terganggu karena lembur atau terpaksa harus membawa pekerjaan ke rumah.

Kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang seperti leptin dan ghrelin, meningkatkan keinginan untuk makan makanan tinggi kalori, serta memperlambat metabolisme tubuh.

Dampak Lanjutan dari Kenaikan Berat Badan Akibat Overwork

Kenaikan berat badan yang disebabkan oleh overwork tidak hanya berdampak pada penampilan fisik, tetapi juga pada kesehatan tubuh secara umum apalagi bila sampai ke tingkat obesitas.

Beberapa risiko yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Penyakit metabolik : Seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan kolesterol tinggi.
  • Masalah jantung : Resiko penyakit jantung meningkat seiring bertambahnya berat badan.
  • Kesehatan mental : Penambahan berat badan dapat memengaruhi rasa percaya diri dan menyebabkan stres tambahan.
Tips Mengatasi dan Mencegah Kenaikan Berat Badan Akibat Overwork

Tuntutan pekerjaan terkadang memang tidak bisa dihindari, tapi kita masih bisa mengusahakan untuk tetap menjalankan gaya hidup sehat supaya tidak sampai mengalami obesitas.

Untuk menjaga kesehatan di tengah jadwal kerja yang padat, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan seperti berikut

1. Atur Pola Makan yang Sehat

Prioritaskan makanan bergizi dengan memilih makanan yang kaya akan serat, protein, dan lemak sehat.

Membawa bekal dari rumah dapat membantu mengontrol kualitas dan porsi makanan.

Selain itu, usahakan makan tiga kali sehari dengan camilan sehat di antara waktu makan untuk menjaga energi dan metabolisme tubuh tetap optimal.

2. Tetap Aktif Secara Fisik

Luangkan waktu untuk bergerak dengan melakukan aktivitas ringan seperti jalan kaki selama 10-15 menit di sela-sela waktu kerja.

Manfaatkan akhir pekan untuk berolahraga ringan dan menyenangkan seperti lari, bersepeda, atau berenang.

Kalau Imuners punya hobi olahraga tertentu usahakan untuk melakukannya secara rutin.

3. Kelola Stres dengan Baik

Gunakan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan untuk membantu menenangkan pikiran.

Selain itu, jika memungkinkan coba untuk tetapkan batasan kerja dengan memastikan kalau kita masih memiliki waktu istirahat yang cukup dan tidak membawa pekerjaan ke rumah.

Coba untuk berbicara kepada teman atau keluarga tentang tekanan yang dirasakan agar stres dapat berkurang secara efektif.

4. Tidur yang Cukup

Usahakan untk mengatur rutinitas tidur dengan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

Hindari penggunaan gadget sebelum tidur karena cahaya biru dari layar dapat mengganggu kualitas tidur.

Selain itu, ciptakan suasana kamar yang nyaman dengan memastikan ruangan gelap, tenang, dan sejuk untuk membantu tubuh untuk mendapatkan istirahat yang optimal.

5. Pantau Kesehatan Secara Berkala

Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk memantau berat badan, tekanan darah, dan kadar gula darah.

Untuk Imuners yang ingin melakukan tes kesehatan rutin, bisa datang ke Klinik Imunicare terdekat untuk mendapatkan pelayanan terbaik.

Kalau Imuners merasa kesulitan mengelola berat badan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ketika melakukan pemeriksaan kesehatan.

Selain mengurangi resiko obesitas, pemeriksaan kesehatan rutin juga dapat mendeteksi gangguan kesehatan lain sejak dini, sehingga dapat ditangani secepat mungkin.

Kesimpulan

Overwork memang bisa membawa dampak serius pada kesehatan, termasuk kenaikan berat badan bahkan sampai menyebabkan obesitas.

Dengan memahami hubungan antara overwork dan obesitas, kita dapat menerapkan langkah -langkah pencegahan, jadi kita tetap dapat menjaga tubuh tetap sehat di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin banyak.

Jangan lupa untuk melakukan cek kesehatan secara rutin di fasilitas kesehatan terpercaya seperti Klinik Imunicare untuk dapat mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini.

Sumber: